Beras bukti kehidupan Manusia

Rp.350.010,-

Mustikarasa: Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno

Beras yang menjadi makanan pokok diberbagai negara dengan menjelajah ke berbagai peradaban bumi. dalam sejarah beras dibudidayakan di Tiongkok pada zaman Kuno sudah ada sejak 10 ribu smapai 14 ribu tahun lalu diperkenalkan ke India sebelum zam Yunani menurut Tiongkok kuno

Lembah sungai Yangtse yang menjadi bukti arkeologis dan sungai Huai merupakan dua tempat menanam padi. sejak 8 ribu tahun lalu sudah ada peralatan pertanian. sehingga bisa menyebar ke daerah lain 2 ribu tahun setelahnya. Budi daya padi telah ter ekspansi ke daratan Asia dan arah Barat pada akhir 3000 Sm yaitu di India dan Nepal. oleh karena itu beras menjadi salah satu makanan yan tidak terpisahkan di kehidupan masyarakat pada wktu itu. Bahkan Beras menjadi ciri khas budaya Austronia bagian Barat

“Budaya Padi” sangat lekat dengan ketan, gabah, jerami, merang atau nasi. terdapat pada bahasa Austronesia yang sudah menjadi bagian dari budaya. Bahkan ada beberapa relief candi di jawa memperlihatkan aspek “Budaya padi”pada masa itu. Contohnya adalah Candi Pari di Sidoarjo, Jawa Timur

Yang mana Candi ini menunjukan kesuburan di Kecamatan Porong yang memanen padi (pari) dengan sangat melimpah. Bahkan smapai bisa menyetorkan upeti kepada Raja Majapahit di Mojokerto. Candi tersebut didirikan pada 1293 saka atau 1372 masehi.

Dengan demikian membuktikan bahwa sejak zaman dahulu masyarkat nusantara mamakai jenis makanan pokok yang sama yaitu padi atau beras. hanya sebagian kecil yang menjadikan makanan pokok selain beras. Bahkan pada zaman Modern saat ini meskipun sudah banyak macam makanan kuliner dari berbagai penjuru. Akan tetapi beras tetap menjadi sumber makanan kebanyakan orang. Terkecuali penduduk yang berdomisili di daerah pelosok sperti di Lembah Baliem, Papua. Ubi Jalar yang menjadi makanan pokok mereka. karena sejak zaman nenek moyang mereka telah dikenalkan tentang pengetahuan ubi jalar. sehingga ubi jalar sangat melekat pada kehidupan pendduduk disana bahkan sampai pada zaman globalisasi seperti sekarang.

selain faktor dari makanan turun temurun keadaan tanah juga menjadi alasan karena tanah yang berbukit-bukit yang hanya bisa ditanami oleh ubi jalar. Diluar masyarakat Baliem, hampir semua msyarakat di Nusantara memilih beras sebagia menu harian mereka setiap makan.

Bahkan berdasarkan grafik Produksi Padi diketahui selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya sehingga pemerintah harus menimpor beras dari luar untuk memnuhi kebutuhan masyaraka. Karena hampir di seluruh pelosok negeri beras menjadi sumber kehidupan yang sudah tidak bisa lagi di tawar oleh seluruh lapisan masyarakat. Bayangkan apabila beras sangat minim sekali untuk kita konsumsi kemungkinan besar kita akan mengalami krisis kesehatan di berbagai penjuru.

Itulah sekilas tentang Beras yang tidak bisa hilang dari kehidupan manusia. semoga bermanfaat

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya

Nenah
Beras bukti kehidupan Manusia | Dian | 4.5